|
TOKOONLINEVIP PASANG IKLAN | VIEW OUR FB |
WE LOVE YOU, D! Pada suatu sore seorang ayah bersama anaknya yang baru saja menamatkan pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di sekitar mereka. Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pohon. Si ayah lalu menunjuk ke arah gagak sambil bertanya, 'Nak, apakah benda tersebut?' 'Burung gagak,' jawab si anak. Si ayah mengangguk-angguk, namun beberapa saat kemudian mengulangi lagi pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi lalu menjawab dengan sedikit keras. 'Itu burung gagak, Ayah!' Tetapi sejenak kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang sama. Si anak merasa agak marah dengan pertanyaan yang sama dan diulang-ulang, lalu menjawab dengan lebih keras, 'BURUNG GAGAK!!' Si ayah terdiam seketika. Namun tidak lama kemudian sekali lagi mengajukan pertanyaan yang sama sehingga membuatkan si anak kehilangan kesabaran dan menjawab dengan nada yang ogah-ogahan menjawab pertanyaan si ayah, 'Gagak, Ayah.......'. Tetapi kembali mengejutkan si anak, beberapa saat kemudian si ayah sekali lagi membuka mulut hanya untuk bertanyakan pertanyaan yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar kehilangan kesabaran dan menjadi marah. 'Ayah!!! Saya tidak mengerti ayah mengerti atau tidak. Tapi sudah lima kali ayah menanyakan pertanyaan tersebut dan saya pun sudah memberikan jawabannya. Apakah yang ayah ingin saya katakan???? Itu burung gagak, burung gagak ayah.....', kata si anak dengan nada yang begitu marah. Si ayah kemudian bangkit menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang terheran-heran. Sebentar kemudian si ayah keluar lagi dengan membawa sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu kepada anaknya yang masih marah dan bertanya-tanya. Ternyata benda tersebut sebuah diari lama. 'Coba kau baca apa yang pernah ayah tulis di dalam buku diary itu', pinta si ayah. Si anak taat dan membaca bagian yang berikut... : --- 'Hari ini aku di halaman --- bersama anakku yang genap --- berumur lima tahun. --- Tiba-tiba seekor gagak --- hinggap di pohon. Anakku --- terus menunjuk ke arah --- gagak dan bertanya, --- 'Ayah, apakah itu?'. --- Dan aku menjawab, --- 'Burung gagak'. --- Walau bagaimana pun, --- anak ku terus bertanya --- pertanyaan yang sama --- dan setiap kali aku --- menjawab dengan jawaban --- yang sama. Sampai --- 25 kali anakku bertanya --- demikian, dan demi rasa --- cinta dan sayang aku --- terus menjawab untuk --- memenuhi perasaan ingin --- tahunya. Aku berharap --- bahwa hal tersebut --- menjadi suatu pendidikan --- yang berharga.' . Setelah selesai membaca bagian tersebut si anak mengangkat muka memandang wajah si ayah yang kelihatan sayu. Si ayah dengan perlahan bersuara, 'Hari ini ayah baru menanyakan kepadamu pertanyaan yang sama sebanyak lima kali, dan kau telah kehilangan kesabaran dan marah.' Salah satu hikmah dari kisah diatas adalah 'Kesabaran itu sesungguhnya milik seorang ayah.' Lihat versi videonya di youtube: http://youtu.be/86pje8sF6qA (versi video-nya lebih bagus daripada versi teks :) Source: web Ada 2 buah rel kereta api Ada 2 buah rel kereta api, sebut saja rel A adalah rel yg masih aktif dan rel B yg sudah tidak aktif atau tidak dig... [...] Kepompong Kupu-Kupu Seorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk dan mengamati dalam beberap... [...] RESILIENSI Apakah Anda tetap terus mengembangkan resiliensi Anda? Apakah Anda juga udah mulai membantu anak Anda (walau masih... [...] KISAH NYATA : Ayah yang TERBAIK... Ini adalah sebuah kisah tentang kasih sayang yang begitu besar seorang ayah terhadap anak laki-lakinya yang menderi... [...] Menopang Suami Seorang istri berjuang membantu suaminya seorang guru yang lumpuh dengan cara menggendong menuju tempat mengajar se... [...] | :Home :MALL DI SURABAYA :DIREKTORI BISNIS SURABAYA :IKLAN BARIS SURABAYA :KULINER SURABAYA Mata Uang yang Berlaku Dimana-mana Filosofi Hiu dalam kehidupan Papa, mama aku berjanji padamu... Kisah Nyata: 'Mematahkan Prediksi' KEAJAIBAN DIMULAI DARI HAL-HAL KECIL JENDELA KERETA API Papa, Kembalikan Tangan Ita.... DUA BATU KERIKIL Kisah Nyata! Cinta Sederhana dari seorang Anak Pesan dari Ibu... Pelari usia 100thn Menopang Suami KISAH NYATA : Ayah yang TERBAIK... RESILIENSI Siapa yang Anda Pilih? WE LOVE YOU, D! Ada 2 buah rel kereta api Kepompong Kupu-Kupu Tempayan Retak Filosofi 'Truk Sampah' PILIHAN Arti Kebahagiaan Melihat Diri Sendiri WORTEL, TELUR DAN KOPI 12 kata 'Jangan menunggu' yg perlu dihindari 7 Makanan Yang Dapat Menurunkan Emosi Dan Stress Anda INGAT AKAD PINJAMAN / HAK PAKAI ANDA? Managing Time Maaf Saya Tidak Punya Waktu Start yg 'buruk' Abraham Lincoln mengalami Banyak Kegagalan What Leads To Success? Moment of Truth Who Moved My Cheese? Keyakinan dalam kebimbangan CHOOSE TO CHOOSE 7 kata 'UP' untuk sukses Pekerjaan Paling Punya Kemungkinan Sukses Sopir Taxi Kisah Anjing Penjaga Rumah Bayi2 tsb telah diberi nama Jeffrey & Anne PENCURI IMPIAN |